Terus Berkarya Tanpa Peduli Orang Lain Mau Menerimah atau Tidak - Siraj Anggara

Sabtu, 24 April 2010

Mencari Bayangan

Saat kegelapan hadir di tengah bumi yang sepi
Dan di saat hati ini gersang
Dalam pekat fikiranku
Aku mencari bayangan kedilan
Yang mengalung dalam kelamnya hidup ini

Aku rindu ketika bayangan itu hilang dan jauh berlalu
Kemudian hanyut dalam tempat terlarang
Di saat semua mata berpaling dari bayangan itu
Tak terhirau di mana dia bersimpuh
Masihkah bayangan itu kan melintas di alam fikirku

Aku mencari bayangan yang hilang
Aku menyuruh cahaya untuk menampakkan bayangan itu
Namun cahaya tak mampu menampakkannya
Kemudian aku menyuruh angin membawa bayangan itu
Angin pun juga tak mampu membawanya

Aku bertanya kepada malam
Di mana bayangan itu pergi
Malam pun terdiam dalam gelap
Kemudian aku bertanya kepada awan hitam
Di mana bayangan itu singgah
Malah dia menitikkan gerimis air mata


Segelintir do’a kulepaskan
lewat lidah yang kelu
Menatap tangis langit mekar yang retak
Jiwa meraung dalam merindu bayangan hilang
Nafasku kian menggebu
Ketika kusebut dengan menderu bayangan itu.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar